IMM Menurut Perspektifku

IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah)
Ada tiga kata yang membentuk dari nama IMM itu sendiri, yaitu Ikatan, Mahasiswa dan Muhammadiyah. Maka dalam perspektif saya, saya lebih suka mengartikannya dari kata muhammadiyah. Yang kita ketahui bahwa muhammadiyah ini adalah suatu lembaga/organisasi masyarakat yang berasaskan Al-Quran dan As-Sunnah. Maka sebelum kita memahami apa itu IMM maka kita sebelumnya harus paham terlebih dahulu apa itu Muhammadiyah. Karena inilah yang akan membedakan antara IMM dan OKP(Organisasi kemahasiswaan dan pemuda) lain. Hal penting yang perlu diketahui tentang Muhammadiyah itu sendiri adalah makna darinama Muhammadiyah itu sendiri. Jika makna dari muhammadiyah ini sendiri sudah dipahami, maka selanjutnya adalah memahami landasan berfikir pendiri Muhammadiyah itu sendiri, yaitu landasan berfikir dari K.H. Ahmad Dahlan dan tujuan dari dibentuknya Muhammadiyah itu sendiri. Maka hal-hal lain yang tidak melanggar asas dari organisasi tersebut dan sesuai atau menunang dari tujuan didirikannya organisasi tersebut maka itu boleh atau baik untuk dilakukan.

Selanjutnya yaitu kata mahasiswa. Mahasiswa adalah orang yang belajar diperguruan tinggi negri. Terkenal dengan keilmuannya, identik dengan intelektualnya. Karakter dari mahasiswa sendiri adalah karakter yang idealis, tidak terpaku pada kepentingan-kepentingan pribadi dan selalu berfikir yang masuk akal dan imajinatif. Kaya akan ide-ide yang kreatif meskipun kadang-kadang tidak rasional. Selain itu mahasiswa di kenal dengan budaya literatifnya dimana semua argumen yang disampakan harus jelas dari mana asalnya dan tidak atas dasar egoisme belaka. semua dipandang dari sudut yang luas namun tetap mempertahankan idealis dengan sedikit toleran saja.

Sedangkan jika dipandang dari arti ikatan, maka ada sesuatu yang menyatukan, mengumpulkan dan menghimpun sekelompo orang dalam satu deologi atau pemikiran. Maka pemikiran yang paling tepat dalam IMM adalah tujuan dari IMM sendiri. Ikatan ini juga atas dasar ukhuwah yang berarti setiap orang yang telah tergabung dalam IMM adalah keluar yang ibarat satu tubuh. Maka apabila ada satu yang sakit yang lain akan senantiasa berusaha menyembuhkan, dan apabila satu terluka maka akan terasa diseluruh bagian tubuh. Jika ikatan ini benar-benar merasuk kedalam kader-kadernya, niscaya tidak akan ada perdebatan yang ujungnya pada permusuhan. Ibarat tangan yang mencoba memukul kepalanya sendiri, maka suatu pergolakan dalam tubuh itu hanya akan menimbulkan kecacatan bukannya penyembuhan. Maksudnya, jika suatu pendapat dipertahankan namun itu mencerai beraikan ikatan, maka jiwa ikatan itu tidak masuk kedalam kader. Mereka seperti bagian tubuh yang terpotong-potong dan saling menyerang satu sama lain. Peristiwa seperti ini benar-benar melukai makna dari nilai ikatan. Maka seberapapun luka yang membekas, tetap harus dipahami kalau sudah berada dalam satu tubuh maka kader tetap bersaudara. Jika sudah dalam satu tauhid maka semua muslim adalah saudara.

Mungkin perumpamaan untuk ikatan itu seperti satu tubuh manusia. Misalkan kaki pernah menginjak paku yang tajam akibat mata yang lupa untuk memandang kebawah, maka meskipun bekas luka itu masih ada, ia akan tetap berjalan menopang tubuh dan tidak menyalahkan mata. Maka menyalahkan salah satu anggota badan akibat kecelakaan adalah menyalahi Qadarullah, agar selalu bersyukur dalam keadaan apapun. Itulah makna yang perlu dijunjung dalam jiwa IMM.

Maka IMM adalah suatu organisasi yang bejuang untuk melaksanakan dan mensyiarkan islam yang sebenar-benarnya melalui budaya intelektual dan kritis terhadap lingkungan sekitar dan kuat dalam kekeluargaan/ukhuwah islamiyah.

Selanjutnya mari sedikit memahami falsafah dari pendiri Muhammadiyah. Dimana, beliau mengatakan bahwa manusia di dunia itu seperti orang yang berada diatas sumur dan bergantung pada tali yang hampis putus, sedang dibawah sumur ada ular besar yang siap menyantap. Namun diatasnya ada madu yang lezat lagi menggoda. Maka perumpaan orang yang tertipu oleh kenikmatan dunia seperti orang yang sedang bergantung pada tali tersebut dan asik menjilati madu hingga sampai talinya putus, ia lupa untuk menyelamatkan dirinya. Maknanya sederhana, kita manusia hidup didunia hanya sekali sudah berbuat apa untuk bekal di akhirat nanti? maka apa yang diajarkan oleh beliau adalah segera banyak-banyak mengamalkan ilmu yang telah di dapatkannya supaya mendapat bekal sebanyak-banyaknya. Itulah kenapa, kader IMM harus banyak bertindak dari pada bicara. Juga tindakannya harus bedasarkan pada ilmu yang jelas dan sudah pasti benar, bukan sekedar bertindak tanpa tahu ada dasar dan tujuannya bertindak. Kader IMM harus banyak-banyak memimikirkan hal tersebut agar mudah tergerak hatinya untuk beramal mengumpulkan bekal untuk akhiratnya. Hal ini juga menunjukan betapa pentingnya nilai tauhid dalam hati setiap insan yang berada didalamnya. Niat karena Allah semata adalah yang ditekankan.

Seperti pesan KHA Dahlan untuk kader Muhammadiyah yaitu "Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah". Pesan ini menunjukan bahwa kader harus ikhlas dalam menjalankan Muhammadiyah dan hanya berharap pahala dan ridho dari Allah SWT, bukan justru mencari kenikmatan dunia di Muhammadiyah.

Merindukanmu Sederhana Saja,


Saat dedaunan yang jatuh tertiup angin, ia tak pernah marah pada angin yang berhembus meski rindu pada batang tempatnya tumbuh dulu. Namun sederhana saja, tak marah dan tak pernah banyak bersikap, karena takdir telah pasti padanya. Maka bagaimana rasanya Ali ketika cinta tumbuh pada seorang wanita mulia, anak dari pamannya sekaligus Rasulullah SAW, Fatimah RA. Ketika Ia masih menyimpan rindu, ada berita bahwa seorang sahabat mulia, sahabat terbaik melamar Fatimah. Alangkah perih hatinya, Kalau saja cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya tidak bertahta dihatinya.

Sedikit saja pengantar untuk tulisanku kali ini, sudah lama sekali tidak pernah mengupdate blog kesayangan ini. Maafkan penulis yang aktifitas kuliah dan organisasinya agak berantakan, sehingga tulisannyatidak tertuang kedalam blog tua ini *Aseegg. Karena penulis yang sedang merindukan seseorang, maka akan lebih seru sekali-kali saya membahas tentang rindu sendiri. Namun, untuk sahabat-sahabat nanti yang membaca siap-siap baper ya(bawa perasaan) karena kita akan berbicara soal rasa dan logika.

Menurut KBBI, arti rindu/rin·du/a 1 sangat ingin dan berharap benar terhadap sesuatu: ia -- akan kemerdekaan; 2 memiliki keinginan yang kuat untuk bertemu (hendak pulang ke kampung halaman). Jadi rindu itu suatu keinginan murni yang muncul didalam benak, mencuat kepermukaan untuk mendapatkan ataupun bertemu. Jika kita menamnbahinya menjadi merindukan, maka rindu menjadi kata kerja yang sedang terjadi. Didalam KBBI sendiri memiliki arti sendiri, yaitu : merindukan/me·rin·du·kan/ v 1 sangat menginginkan dan mengharapkan (hendak bertemu): dia ~ kekasihnya; 2 menaruh cinta kepada; 3membangkitkan rasa rindu:

Maka judul tulisan kali ini adalah mengena pada beberapa kemungkinan, yaitu menginginkan dan mengharapkan bertemu serta menaruh cinta kepada, sedang mengbangkitkan rasa rindu merupakan bahasan lain yang cukup menarik nantinya. Untuk yang pertama, merindukan dan mengharapkan ingin bertemu. Rindu seperti ini adalah rindu yang muncul kepada dua objek, lalu keduanya terpisah. Mungkin sederhananya, seperti sepasang kekasih yang terpisah jarak. Kita dapat melihat penyebabnya pada kasus ini, yaitu sebuah rasa yang hinggap dari kedua objek tersebut. Tetapi untuk sebuah kasus, seperti seseorang yang merindukan jodohnya atau seseorang yang tak pernah jumpa sekalipun, maka kita tahu bahwa makna dari suatu rindu itu bersebab. Dan sebab paling dasar dari munculnya rindu adalah cinta.

Cinta adalah kata yang tak pernah selesai bahasannya, yang tidak akan pernah hilang kapanpun adanya. Namun objeknya berbeda-beda tergantung dari orang yang memeliharanya. cinta sendiri bisa berupa kata sifat dan juga kerja. Namun kita tidak akan membahas cinta, karena ini akan panjang dan banyak sekali  definisinya.

Kembali kepembahasan awal, mengenai rindu yang paling mulia yaitu ketika Rasulullah  merindukan umatnya yang belum pernah ia temui, sampai-sampai menjelang wafatnya beliau berucap Umatku-umatku. Maka rindu seperti inilah yang mulia. Kalimat tersebut menunjukkan betapa cintanya beliau kepada umatnya. Maka rindu adalah buah dari cinta yang bercampur dengan hasrat lalu muncul kepermukaan memberikan rasa-rasa.

Pada arti yang kedua, ketika merindukan di artikan sebagai kerja menaruh cinta merupakan rindu yang hinggap pada orang yang baru mengenal rasa-rasa. Ia baru sekali mendapatkan cinta dalam benaknya, hingga timbul rasa rindu yang ia lakukan dalam bentuk nyata menjadi merindukan.

Sampai pada kesimpulannya, rindu adalah sebuah rasa dan keinginan yang sangat untuk bertemu dengan yang di cintainya ataupun pada sesuatu yang baru saja dicintainya. Maka sedikit aku ceritakan dalam tulisan ini tentang rindu yang menjumpai seseorang yang sering bercumbu dengan bulan. Ia jatuh cinta pada bulan yang bersinar di malam hari. Kala itu jiwa nya sedang mencari-cari apa yang ingin dia cintai, sampailah pada tanda tanyanya yang besar, sang rembulan begitu sejuknya seolah membalut jiwanya, mendekap dan menghangatkan. Maka ketika ia tahu, bahwa yang lebih memperhatikannya dalam kekuasaan yang luas, ia paham cinta itu pemberian yang telah hinggap pada tempat yang terlalu rendah.

Maka kerja yang berat untuk berpindah, terbang menuju ke langit yang lebih tinggi ketika sayapnya tak ia lebarkan dan kepakan, Dia hanya berjalan saja sedang ujung batang pohon tak sedikitpun menyentuh langit. Pada malam-malam tertentu, rindu itu hadir bagai mendung menghujani hati yang sedang kemarau, namun salah tertentu saat sifatnya sebagai mahluk yang bergerak, dingin kerap kali menyergap saat rindu menghujani.

Untuk dia yang kini kurindu, sajaknya panjang tak lagi kutulis. Karena cintaku tak bersemi pada taman hatimu, aku memilih layu diantara musim semi. Memilih menikmati sang rembulan yang tak kunjung turun menyapa. Menikmati indahnya cahaya dan gemerlapan bintang dari bumi yang berjauhan. Maka layunya ku masukan dalam bingkai doa, agar ia melebur dalam cahaya-cahaya karunia dan sampai pada frekuensi yang bersesuaian menjawab doa dalam tanya yang tak berkesudahan. Cinta yang berkesan yang hadir begitu saja, adalah anugrah yang benar tapi keliru kutempatkan, maka cinta yang aku bangun dalan pondasi amal dan kepercayaan akan menyangganya akan kembali tegak dalam fitrahnya yang suci dan dalam keberkahan yang nyata.

Seperti pada photo diatas, kerinduan itu sering kali menyergap kala saya sendiri dan menyisakan sedikit kegelisahan.

Kisah Keluaga Kecil Di Desa

Alangkah indah pelajaran hari ini, Dari kampung tempat orang tuaku tinggal.
Masih pagi menjelang siang, Ada seorang ibu dan ketiga anaknya yang sedang dalam perjalanan ke sawah mampir ke warung ibu. Beliau membawa 1 kantong plastik beras seberat 1 Kg yang akan ditukarkan dengan jajan untuk anaknya. Beras itu dihargai Rp. 6.500,00.. Anak yang paling kecil langsung menunjuk susu botol seharga Rp. 3000,00.. sang ibu berusaha membujuk sang anak agar memilih yang lain karena takut 2 kakaknya nggak kebagian uang untuk jajan. Tapi tetap sang anak tidak goyah dan tetap memilih susu botol itu. Sang kakak hanya diam melihat adiknya yang sedang berdebat dengan ibunya. Sang adik menang dan ibu bertanya kepadaku, masih sisa berapa uangnya. alu ku jawab bahwa masih ada Rp.1500,00.. kala itu sang ibu sudah mengambil 1 buah kerupuk seharga Rp.2000,00. Setelah itu sang ibu menginstruksikan ke anak yang kedua untuk mengambil jajan dan sang kakak(anak kedua) mengambil permen gopek'an 1. sisa 1000 rupiahnya ditukar dengan keripik 500an dua. Sang kakak (anak pertama) tidak sedikitpun turun dari motor untuk ikut minta jajan, sepertinya dia sudah menerima apapun yang dibelikan atau numpang makan apa yang ibunya makan. dan saya tebak anak yang pertama masih duduk kelas 5 SD. Kalau untuk anak seumuran itu seharusnya ia juga ikut turun dan memilih jajan, tapi lihat sifat Nrimo nya itu sungguh luar biasa.

Dan dilihat dari ekspresi ibunya, terdapat rasa syukur masih bisa membelikan jajan, dalam arti itu merupakan kondisi yang cukup baik ketimbang hari-hari pada biasanya. Yang mungkin membelikan jajan anaknya bahkan untuk makan saja susah.

tiba-tiba saja hati ini gerimis dan basah. mengingat alangkah banyak nikmat yang diberikan kepada hamba tetapi hamba seringkali lupa merasa cukup dengan pemberian Allah bahkan kadang menggerutu. Bagaimana tidak, biasanya ketika di kosan seringali menyisakan nasi yang sudah dimasak,atau seringkali tidak puas dengan lauk yang dibuat ibu sehingga memilih makan diluar.

Ah, bukan berarti juga kita merasa cukup dengan apa yang telah kita memiliki sekarang. Kisah tadi adalah untuk mengingatkan betapa banyaknya nikmat yang telah diberikan Allah kepada kita, terutama perihal rezeki. Dan juga pesan agar kita senantiasa bersyukur atas apa yang telah kita usahakan meskipun mengecewakan. Ingat, kecewa itu karena ketidak sesuaian hasil dengan yang kita harapkan. Jika engkau tahu keseharian ibu itu, engkau akan berfikir ulang untuk mudah kecewa. Saya pernah juga melihat ibu itu memanjat pohon kelapa untuk memetik rezeki yang sekarang kaum lelaki pun ogah-ogahan untuk melakukan hal ini.

Ibu itu tetap saja melakukannya untuk menjaga kelangsungan hidupnya dan anak-anaknya. Apalagi kita sebagai orang yang dikatakan sebagai penuntut ilmu yang uang pendidikan saja ditopang oleh beasiswa dan kerja keras orang tua. lalu pantaskah kita sombong dan terus merasa tidak puas, sampai-sampai kadang melakukan hal yang dibenci Allah padahal kita mampu untuk menghindarinya..?
Berbeda antara orang yang mencuri karena terdesak dan karena dalam keadaan lapang. Orang yang terdesak karena tidak memiliki apa-apa lagi sedang anak sudah menangis dirumah dan istri sudah berpuasa berhari-hari, karena ketidak pahamannya terhadap Ilmu ia akhirnya mencuri, dosa nya lebih mudah diampuni ketika ia sudah tahu dan bertobat. Ketimbang orang yang katanya dengan ilmu dengan penuh dengan kelapangan hidup, sedang ilmunya itu ia gunakan untuk mencuri.



Seperti halnya foto diatas, pada dasarnya semua diciptakan Allah itu indah, tetapi yang terlihat dimata kita itu relatif. Jika kita memandang pada saat dan sudut yang tepat, maka sesuatu yang biasa aan menjadi indah. Begitu juga kehidupan, jika kita memandang dari sudut pandang yang tepat maka kehidupan ini indah. Dan islamlah sudut pandang terbaik dalam menjalankan kehidupan.

semoga kisah ini memberikan memotivasi kita untuk senantiasa mengoreksi setiap perbuatan kita dan senantiasa membuat kita ingat untuk bersyukur dalam keadaan apapun asalkan itu menjauhkan kita dari perbuatan zalim..

Belajar dari Katakan Dengan Indah - Peterpan


Ku katakan dengan indah, dengan terbuka hatiku hampa
Sepertinya luka menghampirinya
Kau beri rasa yang berbeda mungkin ku salah...
Mengartikannya yang ku rasa cinta

Tetapi hatiku selalu meninggikanmu
Terlalu meninggikanmu, selalu meninggikanmu

Kau hancurkan hatiku, hancurkan lagi
Kau hancurkan hatiku tuk melihatmu
Kau terangi jiwaku, kau redupkan lagi
Kau hancurkan hatiku tuk melihatmu

Membuatku terjatuh dan terjatuh lagi
Membuatku merasakan yang tak terjadi
Semua yang terbaik dan yang terlewati
Semua yang terhenti tanpa ku akhiri

Hem..
Assalamualaikum sahabat ku yang terbaik seantero dunia ini...
Wah, siapa yang ndak tahu lagu dari peterpan yang satu ini, jika kita melihatnya dari sisi yang berbeda yang gaeeesss, lagu ini bisa kita tadaburi secara perlahan. Mari kita intip yang bait pertama,

"Ku katakan dengan indah, dengan terbuka hatiku hampa
Sepertinya luka menghampirinya
Kau beri rasa yang berbeda mungkin ku salah...
Mengartikannya yang ku rasa cinta"

ini menunjukan sebuah keadaan hati seseorang gaess, yang ia katakan indah kata"nya namun maknanya berbeda. bila kita sadari, beginilah keadaan hati sesorang yang mulai mengacuhkan keberadan Allah didalamnya. Syetan membisikan kata-kata yang indah yang padahal itu hanya akan menciptakan kehampaan dan juga keterlukaan dihatinya. jika sudah seperti ini, maka syetan akan terus melangkah lagi dan membuat hati ini sedang merasakan sesuatu yang lain seolah-olah rasa adalah rasa yang biasa orang bilang cinta. "Kau beri rasa yang berbeda mungkin ku salah", begitulah ungkapannya. Apa yang dianggapnya sesuatu rasa itu, dibisikkan kedalam hati manusia sebagai rasa cinta, Namun kita sadari bahwa sebenarnya hati mengatakan bahwa itu salah. hal itu ditunjukkan bahwa dia sempat mengira-ngira kalau hal tersebut salah. disinilah titik pertempuran antara hati nurani dan nafsu, maka mana  yang akan ia menangkan itulah yang akan menjadi keterusannya. dan akhirnya "mengartikannya yang kurasa cinta", dan akhirnya ia memenangkan bisikan syetan tersebut. padahal sebenarnya itu adalah rasa yang diakibatkan oleh hati yang sakit, mungkin saja sedang deman atau koma, ataupun kritis.

"Tetapi hatiku selalu meninggikanmu
Terlalu meninggikanmu, selalu meninggikanmu"

dan lihat apa yang terjadi, adalah benar tipu muslihat itu adalah satu tujuannya, yaitu menggantikan Allah dari posisi tertinggi dihatinya, menjadi apa yang dibisikkan syetan tersebut. Didalam lagu ini yaitu seorang wanita. syetan menggunakan wanita sebagai alat tipu muslihat kepada laki-laki hingga melalui langkah-langkahnya, perlahan-lahan syetan akan gantikan kedudukan Allah dihatinya dengan wanita tersebut. Maka benarlah kenapa hubungan antara laki-laki dan perempuan muslim itu banyak dibatasi oleh aturan-aturan tertentu, seperti halnya batasan dari komunikasi ikhwan dan akhwat. adalah untuk menghindari apa-apa yang menjadi hajat syetan. mulai dari rasa yang dikira berbeda sampai pada tingkat syirik, yaitu menjadikan wanita itu tinggi dihatinya melebihi dari kedudukan Allah dihatinya.

“Aku tidak meninggalkan satu fitnah pun yang lebih membahayakan para lelaki selain fitnah wanita.” (HR. Bukhari: 5096 dan  Muslim: 2740)

jika sudah demikian, maka kita bisa pelajari apa yang terjadi dalam lagu ini..

"Kau hancurkan hatiku, hancurkan lagi
Kau hancurkan hatiku tuk melihatmu
Kau terangi jiwaku, kau redupkan lagi
Kau hancurkan hatiku tuk melihatmu"

Maka dengan mudah hati kita akan dipermainkan, yaitu dibuat seolah-olah hancur, hancur, hancur, terang redup lagi dan hancur lagi. Seperti apa yang dikatakan oleh para pengkaji perihal cinta, maka cinta dunia itu seperti obor api, yang apabila cukup maka dia akan menerangi dan apabila tidak ada maka akan gelap, dan apabila besar bisa membakar. Hati lelaki itu telah terbakar hingga hancur- sehancurnya, lalu diberikanlah lagi sebuah api yang ia kira cahaya penerang lalu ia dekati lagi dan terbakar lagi dan hancur lagi. dan finally,,,

"Membuatku terjatuh dan terjatuh lagi".
seperti kita banyak lihat beberapa kisah, dimana seseorang yang sukses lalu ia tergoda oleh wanita dan akhirnya bangkrut. ada lagi kisah seorang ahli ibadahnya yang ia jaga lebih dari ratusan tahun namun hancur hanya beberapa singkat waktu saja dan berakhir sesat. Sungguh banyak lagi kisah bila dikaji  satu persatu.

"membuatku merasakan yang tak terjadi"
Banyak kesakitan yang dia rasakan hingga ia tidak mau makan, hingga ia bunuh diri, hingga ia melakukan tindak kriminal dan banyak lainnya karena merasakan sesuatu yang tak seharusnya ada. karena dia merasakan kehancuran yang tak kasat mata. tidak dilihat orang lain tetapi terjadi dihatinya.

"semua yang terbaik dan yang terlewati"
Maka banyak kebaikan yang terlewati, waktu yang tercurah ruah, ilmu yang melimpah, keluarga yang lengkap, serta kebaikan-kebaikan lain yang harusnya bisa ia lakukan namun karena tipudaya tersebut semua itu terlewati begitu saja.

"semua yang berakhir tanpa ku akhiri"
Maka imannya, hidupnya, masa depan berakhir seketika yang sebenarnya dia sendiri tidak ingini semua itu terjadi.

maka jangan sampai kawan, kita terjebak oleh tipu muslihat tersebut. lagu diatas cukuplah menjadi pelajaran bagi kita agar kita terhindar dari apa yang telah menimpa laki-laki dalam lagu ini. tentunya kita harus mengindahkan apa yang telah Allah sampaikan dalam firmannya..

"Firman Allah dalam Surat An-Nuur:30-31 yang artinya: “Katakanlah (ya Muhammad) kepada orang-orang mukmin: “Hendaklah mereka menundukkan pandangan-pandangan mata mereka dan hendaklah mereka menjaga kemaluan-kemaluan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah akan mengabarkan apa yang mereka perbuat. Dan katakanlah kepada wanita-wanita mukminah: “Hendaklah mereka menundukkan pandangan-pandangan mata mereka dan hendaklah mereka menjaga kemaluan-kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali apa yang biasa tampak darinya (tidak mungkin ditutupi). Hendaklah pula mereka menutupkan kerudung-kerudung mereka di atas leher-leher mereka dan jangan mereka tampakkan perhiasan mereka kecuali di hadapan suami-suami mereka, atau ayah-ayah mereka, atau ayah-ayah suami mereka (ayah mertua), atau di hadapan putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau di hadapan saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka (keponakan laki-laki), atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau di hadapan wanita-wanita mereka, atau budak yang mereka miliki, atau laki-laki yang tidak punya syahwat terhadap wanita, atau anak laki-laki yang masih kecil yang belum mengerti auratnya wanita. Dan jangan pula mereka menghentakkan kaki-kaki mereka ketika berjalan di hadapan laki-laki yang bukan mahram, agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan dan hendaklah kalian semua bertaubat kepada Allah, wahai kaum mukminin, semoga kalian beruntung.” (An Nur: 30-31) "

semoga bermanfaat bagi kawan-kawan semua.. Sampai bertemu kembali di postingan selanjutnya...

Misteri itu...?

Assalamualaikum... sudah lama sekali tidak mengupdate blogger ini, tentunya sahabat-sahabat setia pembaca tulisanku pada kangen dengan tulisanku. (pd dikit tak apelah). tentu sang penulis sedang mencari penerjemahan baru dan mencari ide baru untuk memoles tulisannya. eh, tepatnya mebuat sentuhan baru dalam tulisan yang kiranya hanya sebagai coretan yang InsyaAllah bermanfaat ini. ada beberapa hal yang akan saya bahas pada tulisan saya kali ini, tapi akan lebih baiknya jika terpisah dalam tulisan berikutnya.
Pada kali ini saya akan sedikit menyentuh hal-hal yang biasa sampai kepemikiran. pada suatu kesempatan yang sangat baik, saya dan sahabat-sahabat saya menyempatkan waktu untuk mengunjungi sebuah karya sang maha kuasa, yaitu pantai sari ringgung. saya sangat bersyukur sekali,  karena masih diberikan waktu untuk berkumpul bersama, walaupun masing-masing dari kami telah memiliki kesibukan masing-masing sebagai insan di dunia. Seperti biasanya, photo yang saya sertakan adalah hasil potretan sendiri(dibantu temen) yang tentunya memiliki maksud tertentu. ya, dan saya sebagai modelnya.hehehehe... terlihat seorang sedang menghadap kesuatu tempat dengan pandangan yang tajam. selain itu background pantai yang indah membuat orang berfikir seharusnya orang tersebut dalam keadaan bahagia. tetapi, tidak seperti itu, photo ini menggambarkan pesan tersembunyi dan mengandung misteri.

Misteri, ya.. Jika kita mengatakan kata misteri maka yang ada dipikiran kita adalah sesuatu yang tersembunyi, sesuatu yang terlihat lain dari makna yang sebenarnya. sebelum kita mengandaikannya lebih dalam, ada baiknya kita mengintip kamus besar bahasa indonesia yang kita miliki. jadi, misteri/mis·te·ri/ /mistéri/ n 1 sesuatu yang masih belum jelas (masih menjadi teka-teki; masih belum terbuka rahasianya): mengapa dia terbunuh dan siapa yang membunuh masih merupakan --; 2 kenyataan yang begitu luhur sehingga secara mendasar melampaui daya tangkap manusia; apa pun yang semakin dapat dimengerti atau dihayati, tetapi tidak pernah ditangkap seluruhnya sehingga tetap merupakan rahasia menyangkut kehadiran atau kegiatan Ilahi. ya, seperti itulah yang dikatakan oleh kamus besar kita. sesuatu yang masih belum jelas, atau sesuatu yang berada diluar daya tangkap manusia. saya sangat senang sekali saat saya pulang kerumah dan kemudian ibuku tersenyum dan terlihat bahagia. saya sendiri tahu kalau bahagia itu datang melalui kebahagiaan beliau, tetapi siapa yang memberikannya tentu hal ini tidak sampai dalam jangkauan kita. Darimana rasa seperti itu muncul dari dalam diri kita. jika kita berfikir secara manusiawi, maka kebahagiaan itu diakibatkan oleh hormon yang ada dalam tubuh kita dan hormon ini diproduksi akiak rangsang dari 5 panca indra yang dimiliki manusia. jika kita berbicara masalah hormon, maka kita dapat mengatakan bahwa hormon itu terbentuk dari senyawa kimia seperti halnya DNA dalam tubuh kita yang susunannya sangat rumit.

Tetapi apakah begitu saja kejadiannya, bagaimana jika pada jaman yang mutakhir nanti bisa saja senyawa seperti hormon dibuat dengan kecanggihan teknologi. Tetapi apakah anda percaya bahwa dengan bisa diciptakannya hormon yang menyebabkan rasa bahagia itu manusia akan benar-benar bahagia. jika saya boleh berpendapat,
sebenarnya kebahagiaan itu adalah sesuatu yang berasal dari jiwa, dan dengan adanya kebahagiaan itu, jasmani manusia merespon dengan memproduksi hormon tersebut. Nah, sekarang apakah jika dilakukan kebalikanya bisa.? jika ia, itu sama saja kita dapat menaiki gunung, tetapi gunung tidak mungkin menaiki kita. ya, Tidak Mungkin. jadi tetap kebahgiaan adalah hak jiwa yang berkuasa atas tubuh kita. tetapi apakah kita akan menabaikan Yang maha kuasa atastubuh kita? tentu saja tidak. jika kita kembalikan lagi pada darimana munculnya rasa bahagiaku saat bertemu beliau, itu karena jiwa kami terhubung dengan perantara kasih sayang dari Yang Maha Pengasih dan Yang Maha Penyanyang. Lagi-lagi tidak ada sesuatu pun pembahasan pun yang Luput dari Kebesaran Allah SWT. dan inilah pemaknaan dari misteri yang sesungguhnya dari arti kata kedua misteri.



jadi, kebahagiaan yang kita rasakan selama ini yang kita rasakan adalah sebuah misteri. seperti halnya senyuman yang bisa membuatmu bahagia, maka misteri yang selama ini kita terima dengan berbaik sangka kepada Allah swt. maka kesedihan yang kita terima dan rasakan adalah representasi dari misteri selanjutnya yang seharusnya mendapat perlakuan yang sama dengan kebahagiaan yang datang. yaitu penerimaan yang baik dengan cara tetap mensyukurinya. jika kita sudah memahami arti misteri yang ini, maka hal apapun yang terjadi kepada kita akan kita terima dan sambut dengan baik, sehingga jiwa kita penuh rasa syukur.

Allah berfirman:
“Dan Kami akan membalas orang-orang yang bersyukur.” (Qs. Ali-Imran: 145)
 " Sesungguhnya jika kamu bersyukur, maka akan Aku tambah (nikmat) kepadamu. Tapi jika kamu mengingkari (nikmatku), sesungguhnya azabKu sangat pedih." (QS. Ibrahim: 7)

itulah kawan, apa yang berada dibalik rahasia dari setiap kejadian yang menimpa kita. nasihat para tetua yang sering saya dengar yaitu ambil hikmahya. kali ini saya menyarankan kepada sahabat-sahabat semua memahami pesan melalui bahasan misteri diatas, maka dengan seperti itu hikmah yang dapat adalah hakikat dari kebahagiaan. sampai jumpa pada tulisan berikutnya...

salam hangat dari penulis, Jadilah Muslim Hebat.... see you.....

Berani NONGOL



Selamat pagi sahabat-sahabatku... sudah lama nih saya tidak memosting artikel. pasti kalian sudah rindu dengan tulisanku yang begitu nyleneh. hehe, intermezzo saja gaes. pada akhirnya blog ini harus menunda postingannya karena sang pemilik akunnya sok didera rindu.. hehehe tetapi itu bukanlah halangan untuk tetap berkarya didunia tulis blogger, seperti judul pada postingan kali ini yaitu BERANI NONGOL. apa itu nongol?? nongol itu sinonim dari nampak , muncul. maksudnya kita haru sberani menampakan diri kita pada publik, tidak harus orangnya tetapi karyanya. karya dapat mewakili keberadaan penciptanya. sepertinya para pengarang buku buku terkenal dimasa lalu, karyanya masih abadi sampai sekarang, dan ketika kita membaca karyanya maka seolah-olah si pengarang itu hadir dihadapan kita dan memberi ilmu kepada kita. tetapi tidak hanya karya berbentuk buku atau sejenisnya yang dapat membuat seseorang menjadi abadi.

contohnya yaitu para sahabat nabi, yaitu Abu Bakar r.a. beliau tidak mengarang buku atau kitab kitab lain, tapi karyanya berupa kebaikan dan seseorang sahabat nabi yang pertama kali membenarkan ucapannya, namanya abadi sampai saat ini. karya kebaikannya dituliskan dalam suatu kisah dan membuatnya hadir disetiap masa. Sungguh luar biasa dihadapan mahluk maupun dihadapan tuhan. tentu masih banyak contoh-contoh lain yang bisa diteladani. oke sahabat, jadi untuk bisa Nongol, kita butuh sesuatu yang benar benar membuat kita unggul, tidak harus unggul dihadapan manusia melainkan unggul dihadapan Allah. Ingat teman, Semua orang sama dimata Allah, yang membedakan dari setiap orang yang beriman yaitu tingkat ketaqwaannya. tentu hal ini bisa menjadi referensi yang baik untuk kita bisa menampaka diri dihadapan dunia pun akhirat.



saat raihan ikam latim
saat rapat fiksasi acara LK di IAIN rd. Intan Bandar Lampung

Jadi sahabat-sahabatku, untuk menjadi orang yang dikenal oleh orang lain kita harus nongol. ya, dalam setiap organisasi ataupun gerakan kita harus berkontribusi apabila itu dalam kebaikan. dengan demikian tindakan kita berorientasi dengan ketaqwaan kepada tuhan Yang Maha Esa. so, tidak hanya warga dunia saja yang tahu tentang eksistansi kita, melainkan juga penduduk akhirat akan tahu bahwa kita akan menjadi tetangga Nabi Muhammad SAW di surga nanti. semoga kita semua menjadi manusia yang berani nongol dalam kebaikan pun juga berani nongol dalam perlawanan kejahatan dalam orientasi taqwa, sehingga tidak hanya warga dunia yang mengenal kita tetapi warga akhirat pun telahmenanti kita untuk beretetangga di surga ... sepertinya, cukup disayangkan kalau tulisan pada edisi kali ini sangatlah sedikit , namun saya masih tetap optimis bahwa kwbaikan yang disampaikan adalh investasi terbaik untuk kehidupan dimasa depan.

Kota baru Bandar Lampung

Kota baru bandar lampung

Cahaya dan Mata


Keindahan adalah sesuatu yang dapat dilihat. Tentunya penglihatan merupakan anugerah yang sangat luar biasa nikmatnya. Banyak yang berkata bahwa penglihatan adalah setengah dari kehidupan dunia. Tapi tahukah engkau sahabat-sahabatku, penglihatan itu bergantung pada cahaya. Dari cahaya tersebutlah kita dapat melihat. Cahaya itu pasti ada sumbernya. seperti biasaya, saya menyertakan foto yang saya ambil dengan kamera saya sendiri sebagai pengantar dalam tulisan ini. foto tersebut diambil pada siang hari dimana cahaya matahari sedang cerah-cerahnya. sehingga warna klorofil daun sangat jelas terindah yang menciptakan efek keindahan tersendiri dari hasil foto ini. ditambah dengan fokus yang baik, tentunya menghasilkan efek lain  yang menciptakan kedamaian pada penulis. ya saya cukup damai melihat kejernihan dan keindahan yang tersirat dalam helaian daun. Sungguh luar biasanya Allah menciptakan daun dengan sedemikian rupa.

Hai sahabat-sahabatku, marilah kita semua sepakati bahwasannya setiap penglihatan itu membutuhkan cahaya. maka setiap keindahan itu hanya dapat kita rasakan dan nikmati apabila ada cahaya disekitarnya. Sederhana sekali kita memahami tentang konsep ini. mari kita membicarakan sedikit cahaya yang berasal dari sumber yang berbeda. mari kita ambil contoh cahaya matahari dan cahaya dari lampu. Jika kita memotret daun didalam ruangan yang berlampu, tentunya hasilnya akan berbeda dengan yang kita dapatkan pada cahaya matahari. Mana yang lebih indah? tentunya yang berasal dari cahaya matahari. karena sumber energi yang menghasilkan cahaya tersebut lebih besar. maka cahaya yang kita lihat akan lebih baik. So, mari kita samakan pendapat bahwa baik tidaknya cahaya ditentukan oleh sumbernya.

Sebelumnya kita telah sepakat bahwa penglihatan membutuhkan cahaya dan keindahan dapat dirasakan dan dinikmati apabila ada cahaya disekitarnya. Maka mata hati juga membutuhkan cahaya untuk melihat keindahan, sehingga dapat menikmati dan merasakan keindahan tersebut. Saya akan mengambil kebaikan tingkah laku sebagai contoh keindahan. salah satunya yaitu sifat jujur. Maka keindahan sifat jujur ini dapat dirasakan apabila ada cahaya yang meliputinya. Pada artikel sebelumnya, saya mengatakan bahwa segala sesuatu yang ada adalah ciptaan Allah yang berarti juga mahluk Allah. Jadi, cahaya yang kita bahas dalam bacaan ini merupakan mahluk ciptaan Allah yang pastinya tunduk dan patuh kepada-Nya.

Pada hakikatnya setiap manusia menyukai keindahan. Hal ini harus kita sepakati bersama. dengan begitu apabila kita tidak dapat merasakan keindahan dalam kejujuran, itu berarti mata hati kita tidak dapat melihatnya. kita perlu cahaya untuk dapat melihat keindahan tersebut dan Satu-satunya yang dapat memberikan cahaya tersebut adalah Allah swt. Ingatlah, Bahwasannya Allah adalah dzat yang Maha Cahaya. Jadi, dengan ini kita tahu bahwa semuanya ini kembali lagi pada Allah swt.

sahabat-sahabatku yang berbahagia, pembahasan singkat mengenai cahaya ini merupakan suatu ulasan mengenai pertanyaan " kenapa hati tidak merasakan dapat nikmat dalam menjalani perintah Allah swt yaitu Amar ma'ruf nahi munkar...." semua itu dikarenakan kurangnya cahaya atau tidak adanya cahaya dihati kita, sehingga mata hati ini tidak dapat melihat keindahan yang berada dibalik setiap ibadah. so, tidak hanya keindahan dunia saja yang dapat dilihat, dengan cahaya iman dihati kita masing-masing kita dapat melihat keindahan dibalik urusan akhirat.

Terimakasih telah membaca, tunggu tulisan berikutnya ya...