Belajar dari Katakan Dengan Indah - Peterpan


Ku katakan dengan indah, dengan terbuka hatiku hampa
Sepertinya luka menghampirinya
Kau beri rasa yang berbeda mungkin ku salah...
Mengartikannya yang ku rasa cinta

Tetapi hatiku selalu meninggikanmu
Terlalu meninggikanmu, selalu meninggikanmu

Kau hancurkan hatiku, hancurkan lagi
Kau hancurkan hatiku tuk melihatmu
Kau terangi jiwaku, kau redupkan lagi
Kau hancurkan hatiku tuk melihatmu

Membuatku terjatuh dan terjatuh lagi
Membuatku merasakan yang tak terjadi
Semua yang terbaik dan yang terlewati
Semua yang terhenti tanpa ku akhiri

Hem..
Assalamualaikum sahabat ku yang terbaik seantero dunia ini...
Wah, siapa yang ndak tahu lagu dari peterpan yang satu ini, jika kita melihatnya dari sisi yang berbeda yang gaeeesss, lagu ini bisa kita tadaburi secara perlahan. Mari kita intip yang bait pertama,

"Ku katakan dengan indah, dengan terbuka hatiku hampa
Sepertinya luka menghampirinya
Kau beri rasa yang berbeda mungkin ku salah...
Mengartikannya yang ku rasa cinta"

ini menunjukan sebuah keadaan hati seseorang gaess, yang ia katakan indah kata"nya namun maknanya berbeda. bila kita sadari, beginilah keadaan hati sesorang yang mulai mengacuhkan keberadan Allah didalamnya. Syetan membisikan kata-kata yang indah yang padahal itu hanya akan menciptakan kehampaan dan juga keterlukaan dihatinya. jika sudah seperti ini, maka syetan akan terus melangkah lagi dan membuat hati ini sedang merasakan sesuatu yang lain seolah-olah rasa adalah rasa yang biasa orang bilang cinta. "Kau beri rasa yang berbeda mungkin ku salah", begitulah ungkapannya. Apa yang dianggapnya sesuatu rasa itu, dibisikkan kedalam hati manusia sebagai rasa cinta, Namun kita sadari bahwa sebenarnya hati mengatakan bahwa itu salah. hal itu ditunjukkan bahwa dia sempat mengira-ngira kalau hal tersebut salah. disinilah titik pertempuran antara hati nurani dan nafsu, maka mana  yang akan ia menangkan itulah yang akan menjadi keterusannya. dan akhirnya "mengartikannya yang kurasa cinta", dan akhirnya ia memenangkan bisikan syetan tersebut. padahal sebenarnya itu adalah rasa yang diakibatkan oleh hati yang sakit, mungkin saja sedang deman atau koma, ataupun kritis.

"Tetapi hatiku selalu meninggikanmu
Terlalu meninggikanmu, selalu meninggikanmu"

dan lihat apa yang terjadi, adalah benar tipu muslihat itu adalah satu tujuannya, yaitu menggantikan Allah dari posisi tertinggi dihatinya, menjadi apa yang dibisikkan syetan tersebut. Didalam lagu ini yaitu seorang wanita. syetan menggunakan wanita sebagai alat tipu muslihat kepada laki-laki hingga melalui langkah-langkahnya, perlahan-lahan syetan akan gantikan kedudukan Allah dihatinya dengan wanita tersebut. Maka benarlah kenapa hubungan antara laki-laki dan perempuan muslim itu banyak dibatasi oleh aturan-aturan tertentu, seperti halnya batasan dari komunikasi ikhwan dan akhwat. adalah untuk menghindari apa-apa yang menjadi hajat syetan. mulai dari rasa yang dikira berbeda sampai pada tingkat syirik, yaitu menjadikan wanita itu tinggi dihatinya melebihi dari kedudukan Allah dihatinya.

“Aku tidak meninggalkan satu fitnah pun yang lebih membahayakan para lelaki selain fitnah wanita.” (HR. Bukhari: 5096 dan  Muslim: 2740)

jika sudah demikian, maka kita bisa pelajari apa yang terjadi dalam lagu ini..

"Kau hancurkan hatiku, hancurkan lagi
Kau hancurkan hatiku tuk melihatmu
Kau terangi jiwaku, kau redupkan lagi
Kau hancurkan hatiku tuk melihatmu"

Maka dengan mudah hati kita akan dipermainkan, yaitu dibuat seolah-olah hancur, hancur, hancur, terang redup lagi dan hancur lagi. Seperti apa yang dikatakan oleh para pengkaji perihal cinta, maka cinta dunia itu seperti obor api, yang apabila cukup maka dia akan menerangi dan apabila tidak ada maka akan gelap, dan apabila besar bisa membakar. Hati lelaki itu telah terbakar hingga hancur- sehancurnya, lalu diberikanlah lagi sebuah api yang ia kira cahaya penerang lalu ia dekati lagi dan terbakar lagi dan hancur lagi. dan finally,,,

"Membuatku terjatuh dan terjatuh lagi".
seperti kita banyak lihat beberapa kisah, dimana seseorang yang sukses lalu ia tergoda oleh wanita dan akhirnya bangkrut. ada lagi kisah seorang ahli ibadahnya yang ia jaga lebih dari ratusan tahun namun hancur hanya beberapa singkat waktu saja dan berakhir sesat. Sungguh banyak lagi kisah bila dikaji  satu persatu.

"membuatku merasakan yang tak terjadi"
Banyak kesakitan yang dia rasakan hingga ia tidak mau makan, hingga ia bunuh diri, hingga ia melakukan tindak kriminal dan banyak lainnya karena merasakan sesuatu yang tak seharusnya ada. karena dia merasakan kehancuran yang tak kasat mata. tidak dilihat orang lain tetapi terjadi dihatinya.

"semua yang terbaik dan yang terlewati"
Maka banyak kebaikan yang terlewati, waktu yang tercurah ruah, ilmu yang melimpah, keluarga yang lengkap, serta kebaikan-kebaikan lain yang harusnya bisa ia lakukan namun karena tipudaya tersebut semua itu terlewati begitu saja.

"semua yang berakhir tanpa ku akhiri"
Maka imannya, hidupnya, masa depan berakhir seketika yang sebenarnya dia sendiri tidak ingini semua itu terjadi.

maka jangan sampai kawan, kita terjebak oleh tipu muslihat tersebut. lagu diatas cukuplah menjadi pelajaran bagi kita agar kita terhindar dari apa yang telah menimpa laki-laki dalam lagu ini. tentunya kita harus mengindahkan apa yang telah Allah sampaikan dalam firmannya..

"Firman Allah dalam Surat An-Nuur:30-31 yang artinya: “Katakanlah (ya Muhammad) kepada orang-orang mukmin: “Hendaklah mereka menundukkan pandangan-pandangan mata mereka dan hendaklah mereka menjaga kemaluan-kemaluan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah akan mengabarkan apa yang mereka perbuat. Dan katakanlah kepada wanita-wanita mukminah: “Hendaklah mereka menundukkan pandangan-pandangan mata mereka dan hendaklah mereka menjaga kemaluan-kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali apa yang biasa tampak darinya (tidak mungkin ditutupi). Hendaklah pula mereka menutupkan kerudung-kerudung mereka di atas leher-leher mereka dan jangan mereka tampakkan perhiasan mereka kecuali di hadapan suami-suami mereka, atau ayah-ayah mereka, atau ayah-ayah suami mereka (ayah mertua), atau di hadapan putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau di hadapan saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka (keponakan laki-laki), atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau di hadapan wanita-wanita mereka, atau budak yang mereka miliki, atau laki-laki yang tidak punya syahwat terhadap wanita, atau anak laki-laki yang masih kecil yang belum mengerti auratnya wanita. Dan jangan pula mereka menghentakkan kaki-kaki mereka ketika berjalan di hadapan laki-laki yang bukan mahram, agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan dan hendaklah kalian semua bertaubat kepada Allah, wahai kaum mukminin, semoga kalian beruntung.” (An Nur: 30-31) "

semoga bermanfaat bagi kawan-kawan semua.. Sampai bertemu kembali di postingan selanjutnya...

Misteri itu...?

Assalamualaikum... sudah lama sekali tidak mengupdate blogger ini, tentunya sahabat-sahabat setia pembaca tulisanku pada kangen dengan tulisanku. (pd dikit tak apelah). tentu sang penulis sedang mencari penerjemahan baru dan mencari ide baru untuk memoles tulisannya. eh, tepatnya mebuat sentuhan baru dalam tulisan yang kiranya hanya sebagai coretan yang InsyaAllah bermanfaat ini. ada beberapa hal yang akan saya bahas pada tulisan saya kali ini, tapi akan lebih baiknya jika terpisah dalam tulisan berikutnya.
Pada kali ini saya akan sedikit menyentuh hal-hal yang biasa sampai kepemikiran. pada suatu kesempatan yang sangat baik, saya dan sahabat-sahabat saya menyempatkan waktu untuk mengunjungi sebuah karya sang maha kuasa, yaitu pantai sari ringgung. saya sangat bersyukur sekali,  karena masih diberikan waktu untuk berkumpul bersama, walaupun masing-masing dari kami telah memiliki kesibukan masing-masing sebagai insan di dunia. Seperti biasanya, photo yang saya sertakan adalah hasil potretan sendiri(dibantu temen) yang tentunya memiliki maksud tertentu. ya, dan saya sebagai modelnya.hehehehe... terlihat seorang sedang menghadap kesuatu tempat dengan pandangan yang tajam. selain itu background pantai yang indah membuat orang berfikir seharusnya orang tersebut dalam keadaan bahagia. tetapi, tidak seperti itu, photo ini menggambarkan pesan tersembunyi dan mengandung misteri.

Misteri, ya.. Jika kita mengatakan kata misteri maka yang ada dipikiran kita adalah sesuatu yang tersembunyi, sesuatu yang terlihat lain dari makna yang sebenarnya. sebelum kita mengandaikannya lebih dalam, ada baiknya kita mengintip kamus besar bahasa indonesia yang kita miliki. jadi, misteri/mis·te·ri/ /mistéri/ n 1 sesuatu yang masih belum jelas (masih menjadi teka-teki; masih belum terbuka rahasianya): mengapa dia terbunuh dan siapa yang membunuh masih merupakan --; 2 kenyataan yang begitu luhur sehingga secara mendasar melampaui daya tangkap manusia; apa pun yang semakin dapat dimengerti atau dihayati, tetapi tidak pernah ditangkap seluruhnya sehingga tetap merupakan rahasia menyangkut kehadiran atau kegiatan Ilahi. ya, seperti itulah yang dikatakan oleh kamus besar kita. sesuatu yang masih belum jelas, atau sesuatu yang berada diluar daya tangkap manusia. saya sangat senang sekali saat saya pulang kerumah dan kemudian ibuku tersenyum dan terlihat bahagia. saya sendiri tahu kalau bahagia itu datang melalui kebahagiaan beliau, tetapi siapa yang memberikannya tentu hal ini tidak sampai dalam jangkauan kita. Darimana rasa seperti itu muncul dari dalam diri kita. jika kita berfikir secara manusiawi, maka kebahagiaan itu diakibatkan oleh hormon yang ada dalam tubuh kita dan hormon ini diproduksi akiak rangsang dari 5 panca indra yang dimiliki manusia. jika kita berbicara masalah hormon, maka kita dapat mengatakan bahwa hormon itu terbentuk dari senyawa kimia seperti halnya DNA dalam tubuh kita yang susunannya sangat rumit.

Tetapi apakah begitu saja kejadiannya, bagaimana jika pada jaman yang mutakhir nanti bisa saja senyawa seperti hormon dibuat dengan kecanggihan teknologi. Tetapi apakah anda percaya bahwa dengan bisa diciptakannya hormon yang menyebabkan rasa bahagia itu manusia akan benar-benar bahagia. jika saya boleh berpendapat,
sebenarnya kebahagiaan itu adalah sesuatu yang berasal dari jiwa, dan dengan adanya kebahagiaan itu, jasmani manusia merespon dengan memproduksi hormon tersebut. Nah, sekarang apakah jika dilakukan kebalikanya bisa.? jika ia, itu sama saja kita dapat menaiki gunung, tetapi gunung tidak mungkin menaiki kita. ya, Tidak Mungkin. jadi tetap kebahgiaan adalah hak jiwa yang berkuasa atas tubuh kita. tetapi apakah kita akan menabaikan Yang maha kuasa atastubuh kita? tentu saja tidak. jika kita kembalikan lagi pada darimana munculnya rasa bahagiaku saat bertemu beliau, itu karena jiwa kami terhubung dengan perantara kasih sayang dari Yang Maha Pengasih dan Yang Maha Penyanyang. Lagi-lagi tidak ada sesuatu pun pembahasan pun yang Luput dari Kebesaran Allah SWT. dan inilah pemaknaan dari misteri yang sesungguhnya dari arti kata kedua misteri.



jadi, kebahagiaan yang kita rasakan selama ini yang kita rasakan adalah sebuah misteri. seperti halnya senyuman yang bisa membuatmu bahagia, maka misteri yang selama ini kita terima dengan berbaik sangka kepada Allah swt. maka kesedihan yang kita terima dan rasakan adalah representasi dari misteri selanjutnya yang seharusnya mendapat perlakuan yang sama dengan kebahagiaan yang datang. yaitu penerimaan yang baik dengan cara tetap mensyukurinya. jika kita sudah memahami arti misteri yang ini, maka hal apapun yang terjadi kepada kita akan kita terima dan sambut dengan baik, sehingga jiwa kita penuh rasa syukur.

Allah berfirman:
“Dan Kami akan membalas orang-orang yang bersyukur.” (Qs. Ali-Imran: 145)
 " Sesungguhnya jika kamu bersyukur, maka akan Aku tambah (nikmat) kepadamu. Tapi jika kamu mengingkari (nikmatku), sesungguhnya azabKu sangat pedih." (QS. Ibrahim: 7)

itulah kawan, apa yang berada dibalik rahasia dari setiap kejadian yang menimpa kita. nasihat para tetua yang sering saya dengar yaitu ambil hikmahya. kali ini saya menyarankan kepada sahabat-sahabat semua memahami pesan melalui bahasan misteri diatas, maka dengan seperti itu hikmah yang dapat adalah hakikat dari kebahagiaan. sampai jumpa pada tulisan berikutnya...

salam hangat dari penulis, Jadilah Muslim Hebat.... see you.....

Berani NONGOL



Selamat pagi sahabat-sahabatku... sudah lama nih saya tidak memosting artikel. pasti kalian sudah rindu dengan tulisanku yang begitu nyleneh. hehe, intermezzo saja gaes. pada akhirnya blog ini harus menunda postingannya karena sang pemilik akunnya sok didera rindu.. hehehe tetapi itu bukanlah halangan untuk tetap berkarya didunia tulis blogger, seperti judul pada postingan kali ini yaitu BERANI NONGOL. apa itu nongol?? nongol itu sinonim dari nampak , muncul. maksudnya kita haru sberani menampakan diri kita pada publik, tidak harus orangnya tetapi karyanya. karya dapat mewakili keberadaan penciptanya. sepertinya para pengarang buku buku terkenal dimasa lalu, karyanya masih abadi sampai sekarang, dan ketika kita membaca karyanya maka seolah-olah si pengarang itu hadir dihadapan kita dan memberi ilmu kepada kita. tetapi tidak hanya karya berbentuk buku atau sejenisnya yang dapat membuat seseorang menjadi abadi.

contohnya yaitu para sahabat nabi, yaitu Abu Bakar r.a. beliau tidak mengarang buku atau kitab kitab lain, tapi karyanya berupa kebaikan dan seseorang sahabat nabi yang pertama kali membenarkan ucapannya, namanya abadi sampai saat ini. karya kebaikannya dituliskan dalam suatu kisah dan membuatnya hadir disetiap masa. Sungguh luar biasa dihadapan mahluk maupun dihadapan tuhan. tentu masih banyak contoh-contoh lain yang bisa diteladani. oke sahabat, jadi untuk bisa Nongol, kita butuh sesuatu yang benar benar membuat kita unggul, tidak harus unggul dihadapan manusia melainkan unggul dihadapan Allah. Ingat teman, Semua orang sama dimata Allah, yang membedakan dari setiap orang yang beriman yaitu tingkat ketaqwaannya. tentu hal ini bisa menjadi referensi yang baik untuk kita bisa menampaka diri dihadapan dunia pun akhirat.



saat raihan ikam latim
saat rapat fiksasi acara LK di IAIN rd. Intan Bandar Lampung

Jadi sahabat-sahabatku, untuk menjadi orang yang dikenal oleh orang lain kita harus nongol. ya, dalam setiap organisasi ataupun gerakan kita harus berkontribusi apabila itu dalam kebaikan. dengan demikian tindakan kita berorientasi dengan ketaqwaan kepada tuhan Yang Maha Esa. so, tidak hanya warga dunia saja yang tahu tentang eksistansi kita, melainkan juga penduduk akhirat akan tahu bahwa kita akan menjadi tetangga Nabi Muhammad SAW di surga nanti. semoga kita semua menjadi manusia yang berani nongol dalam kebaikan pun juga berani nongol dalam perlawanan kejahatan dalam orientasi taqwa, sehingga tidak hanya warga dunia yang mengenal kita tetapi warga akhirat pun telahmenanti kita untuk beretetangga di surga ... sepertinya, cukup disayangkan kalau tulisan pada edisi kali ini sangatlah sedikit , namun saya masih tetap optimis bahwa kwbaikan yang disampaikan adalh investasi terbaik untuk kehidupan dimasa depan.

Kota baru Bandar Lampung

Kota baru bandar lampung

Cahaya dan Mata


Keindahan adalah sesuatu yang dapat dilihat. Tentunya penglihatan merupakan anugerah yang sangat luar biasa nikmatnya. Banyak yang berkata bahwa penglihatan adalah setengah dari kehidupan dunia. Tapi tahukah engkau sahabat-sahabatku, penglihatan itu bergantung pada cahaya. Dari cahaya tersebutlah kita dapat melihat. Cahaya itu pasti ada sumbernya. seperti biasaya, saya menyertakan foto yang saya ambil dengan kamera saya sendiri sebagai pengantar dalam tulisan ini. foto tersebut diambil pada siang hari dimana cahaya matahari sedang cerah-cerahnya. sehingga warna klorofil daun sangat jelas terindah yang menciptakan efek keindahan tersendiri dari hasil foto ini. ditambah dengan fokus yang baik, tentunya menghasilkan efek lain  yang menciptakan kedamaian pada penulis. ya saya cukup damai melihat kejernihan dan keindahan yang tersirat dalam helaian daun. Sungguh luar biasanya Allah menciptakan daun dengan sedemikian rupa.

Hai sahabat-sahabatku, marilah kita semua sepakati bahwasannya setiap penglihatan itu membutuhkan cahaya. maka setiap keindahan itu hanya dapat kita rasakan dan nikmati apabila ada cahaya disekitarnya. Sederhana sekali kita memahami tentang konsep ini. mari kita membicarakan sedikit cahaya yang berasal dari sumber yang berbeda. mari kita ambil contoh cahaya matahari dan cahaya dari lampu. Jika kita memotret daun didalam ruangan yang berlampu, tentunya hasilnya akan berbeda dengan yang kita dapatkan pada cahaya matahari. Mana yang lebih indah? tentunya yang berasal dari cahaya matahari. karena sumber energi yang menghasilkan cahaya tersebut lebih besar. maka cahaya yang kita lihat akan lebih baik. So, mari kita samakan pendapat bahwa baik tidaknya cahaya ditentukan oleh sumbernya.

Sebelumnya kita telah sepakat bahwa penglihatan membutuhkan cahaya dan keindahan dapat dirasakan dan dinikmati apabila ada cahaya disekitarnya. Maka mata hati juga membutuhkan cahaya untuk melihat keindahan, sehingga dapat menikmati dan merasakan keindahan tersebut. Saya akan mengambil kebaikan tingkah laku sebagai contoh keindahan. salah satunya yaitu sifat jujur. Maka keindahan sifat jujur ini dapat dirasakan apabila ada cahaya yang meliputinya. Pada artikel sebelumnya, saya mengatakan bahwa segala sesuatu yang ada adalah ciptaan Allah yang berarti juga mahluk Allah. Jadi, cahaya yang kita bahas dalam bacaan ini merupakan mahluk ciptaan Allah yang pastinya tunduk dan patuh kepada-Nya.

Pada hakikatnya setiap manusia menyukai keindahan. Hal ini harus kita sepakati bersama. dengan begitu apabila kita tidak dapat merasakan keindahan dalam kejujuran, itu berarti mata hati kita tidak dapat melihatnya. kita perlu cahaya untuk dapat melihat keindahan tersebut dan Satu-satunya yang dapat memberikan cahaya tersebut adalah Allah swt. Ingatlah, Bahwasannya Allah adalah dzat yang Maha Cahaya. Jadi, dengan ini kita tahu bahwa semuanya ini kembali lagi pada Allah swt.

sahabat-sahabatku yang berbahagia, pembahasan singkat mengenai cahaya ini merupakan suatu ulasan mengenai pertanyaan " kenapa hati tidak merasakan dapat nikmat dalam menjalani perintah Allah swt yaitu Amar ma'ruf nahi munkar...." semua itu dikarenakan kurangnya cahaya atau tidak adanya cahaya dihati kita, sehingga mata hati ini tidak dapat melihat keindahan yang berada dibalik setiap ibadah. so, tidak hanya keindahan dunia saja yang dapat dilihat, dengan cahaya iman dihati kita masing-masing kita dapat melihat keindahan dibalik urusan akhirat.

Terimakasih telah membaca, tunggu tulisan berikutnya ya...

Waktu Harapan



Assalamualaikum....
ALhamdulillah masih diberi kesempatan untuk mengisi blog ini dengan curahan pikiran tentunya. Kali ini saya ingin membahas soal waktu. Sederhana saja, menurut saya waktu itu merupakan hal yang menyatu dengan alam semesta. waktu melekat pada keseluruhan yang ada didalamnya. tentu kita sebagai manusia sebagai insan yang hidup didalam alam semesta juga dilekati atau di ikat oleh waktu, mulai saat pertama kali kita dihempaskan didunia sampai saat micro detik ini, kita selalu terikat dan teriringi waktu. Tentu jika membicarakan waktu, akan sangat luas dan tidak akan pernah habis, ibaratnya hukum kekekalan energi, maka waktu tidak akan pernah hilang tetapi terus bergulir mengubah keadaan alam semesta sesuai dengan perintah penciptanya. Loh, kok waktu ada penciptanya? Tentu ada dong. Alam semesta saja ada yang menciptakan. Siapa? Tentunya ya Allah Swt. Jadi, waktu itu merupakan mahluk ciptaan juga seperti manusia dan tentunya selalu patuh kepada Pencipta-Nya tanpa protes sedikit-pun.

Untuk mempersempit topik, saya akan membahas waktu dalam koridor alam di bumi tempat kita mencari kembali jalan menuju kesempurnaan sebagai mahluk ciptaan Allah. dan akan dipersempit lagi mengenai waktu penentu keindahan yang terlihat oleh mata kita. foto yang saya post kali ini, diambil pada malam hari sekitar jam 12 tengah malam. foto ini diambil dijalan raya tepatnya dibundaran kota bandar lampung. cukup indah bukan? coba saja kalau diambil pada siang terik panas, tentu pemandangan yang terlihat adalah ramainya mobil yang lewat dan lusuhnya muka para pengatur lalu lintas akibat terik panas yang mencekam.  Selanjutnya saya ambil contoh, saat kita ingin melihat keindahan sinar rembulan, tentunya waktu yang paling tepat adalah malam hari, coba kalau siang hari, Apa yang anda lihat? tentunya bulan tidak akan terlihat indah sedikitpun. lebih sempit lagi dengan taburan bintang dilangit, tentu hanya pada malam hari saja.

So, waktu juga memiliki peran penting dalam keindahan. ini adalah konsep umum dalam pembahasan kali ini. mari kita bawa konsep ini kepada pertemuan kita dengan seseorang. seperti misalnya kita sedang merindukan seseorang yang sedang kita rindukan. Namun, ternyata bertemu diwaktu yang tidak tepat, misalnya saat anda sedang mendapat tugas dari perusahaan yang harus segera diselesaikan dengan cepat sedang saat itu juga, orang yang anda cintai sedang mampir ditempat anda bekerja, sedang anda sedang terburu-buru untuk rapat mengenai tugas tersebut dan sudah tidak ada lagi waktu tersisa untuk sekedar bensendau gurau dengan orang yang anda cintai. tentu di saat itu waktu mengambil alih perannya sebagai penentu keindahan.

Mari dipersempit lagi dengan pertemuan yang lebih indah, yaitu pertemuan kita dengan sang pencipta kita. Tentu waktu sangat berperan dalam menentukan indah pertemuan ini. Ingat, yang pernah kita bahas sebelumnya, bahwa Allah itu maha indah dan mengindahkan. mari kita satukan dengan konsep waktu penentu keindahan. Bahwa Allah swt telah menentukan waktu-waktu dimana kita harus menghadapnya dan mengingata-Nya. dari hal ini, jika kita ambil waktu sholat, maka apakah sudah terjawab mengapa sholat shubuh itu haru dilakukan saat terbit fajar, sholat dhuhur di pertengahan hari, ashar di sore hari, mahrib di waktu petang, dan isya dimalam hari? Tentunya karena diwaktu itulah keindahan yang sebenarnya dapat ditemukan, karena disitulah letak keindahan yang sebenarnya. Lalu dengan konsep ini, perintah melaksanakan sholat diawal waktu sudah terjawab dengan mudah.

Jadi teman-teman semuanya, mari kita renungkan lagi apa-apa yang kita lakukan. jika kebaikanyang kita lakukan belumlah membuat kita merasakan kebahagiaan, maka perlu kita lihat lagi, apakah sudah tepat waktunya kita melakukan hal itu. mari kita sibak lagi. jika sekiranya sudah tepat, maka jangan bersedih bila kita juga belum menemukan kebahagiaan, karena kebahagiaan itu yang memberikan Allah.maka hanya Allah yang tahu waktu yang paling tepat untuk memberikan kebahagiaan itu kepada kita. fastabiqul khoirat....
sampai jumpa untuk postingan selanjutnya...

Bersyukur Itu Indah

Bismillahirrahmaanirraahiim....
Seperti biasa, saya selalu menampilkan gambar hasil pemotretan sendiri. kali ini gambar yang saya upload berupa gambar kayu yang berjejeran. gambar ini diambil dari jembatan kayu yang ada disalah satu pinngir hutan didekat tempat saya tinggal. Lihatlah, setiap jejeran kayu memiliki perbedaan masing-masing, baik dari garis ataupun lekungannya. Namun mereka semua disatukan dalam satu barisan sehingga dapat digunakan untuk menyebrang dan tentunya mendatangkan manfaat bagi orang lain. mereka semua siap patah saat dilewati orang, tidak ada iri terhadap teman sebelahnya yang masih utuh. justru patahan kayu pada jembatan tersebut memiliki keindahan tersendiri saat difoto. begitulah kehidupan teman, setiap perbedaan memiliki keindahannya masing-masing. 

mari teman, kita membahas tentang judul yang saya ambil, walaupun saya islam, saya tidak banyak membawa ayat Al-Quran karena saya tidak benar takut mengartikannya dengan pemikiran saya sendiri. bisa-bisa menyalahi makna yang sebenarnya. dalam pembahasan kali ini, saya hanya akan membahas secara umum dan memberikan pandangan-pandangan dan pemahaman tentang bersyukur itu indah. Kenapa tentang bersyukur, karena semua yang ada pada diri kita adalah pemberian dan titipan. Lalu, kenapa indah? karena yang kita syukuri adalah pemberian dari yang maha indah.

oke,,, pertama kita intip dulu arti kata bersyukur menurut KBBI ,,bersyukur/ber·syu·kur/ v berterima kasih; mengucapkan syukur: saya - krn dia terhindar dr bahaya;. lalu kalau dilihat dari kata dasarnya,,syukur/syu·kur/ 1 n rasa terima kasih kpd Allah: ia mengucapkan -- kpd Allah krn terlepas dr marabahaya; 2 p untunglah (pernyataan lega, senang, dsb): -- suamiku tidak mengalami cedera dl kecelakaan itu;   Jadi syukur menurut kamus besar bahasa indonesia yaitu rasa terimakasih kita. Kepada siapa? jelas sekali dituliskan diatas yaitu kepada Allah, tuhan yang maha esa. dengan bersyukur, akan ada perasaan lega dihati, yang awalnya agak kerasa nyesek(sesak), jadi terasa Plong(longgar, lapang). DiKBBI juga sudah dikasih contoh ,, tuuuu....

Lanjut, bersyukur itu adalah sebuah rasa terimakasih kita kepada Allah yang telah memberikan segala kehidupan termasuk semua keadaan hati yang pernah dirasakan oleh kita merupakan pemberian darinya. tidak ada sedikitpun yang luput dari pemberian-Nya. Tentu saja rasa syukur itu bisa direpresentasikan dengan berbagai hal atau bisa dibilang bebas bersyarat, tapi perlu di Ingat, bahwa representasi dari rasa syukur itu harus benar secara Syar'i. Loh, Kenapa harus secara Syar'i? em... mari berfikir,,, 
Pertama, kita perlu tahu kepada siapa kita bersyukur. Mari ambil contoh hubungan diantara manusia, apabila kita dibantu oleh seseorang dan kita merasa berhutang budi, maka kalimat pembuka pertama untuk membalas budi tersebut yaitu terimakasih. lalu selanjutnya terserah kita mau berterimakasih seperti apa. Bisa dengan membagikan sebagian dari rezeki yang kita miliki kepada mereka, atau melakukan bantuan balik kepada orang tersebut. terus bagaimana jika memberikan sesuatu yang tidak disukai orang tersebut sebagai tanda terimakasih kita, bagaimana perasaan orang tersebut kepada kita , padahal kita tidak tahu kalau orang tersebut tidak menyukai apa yang kita berikan. Tentu yang pertama kali kita lakukan sebelum kita berterimakasih kepada orang tersebut kita harus mengenal atau setidaknya tahu apa-apa yang disukai orang tersebut agar Ia senang.

Nah, kita kembalikan kepada topik awal. Bagaimana kita bersyukur kepada Allah tuhan yang maha  esa?? ya,,, tentunya kita harus tahu, syukur-syukur mengenal apa-apa yang disukai-Nya. Bagaimana kita tahu apa yang disukai Allah swt. ? tentunya, lewat syar'i, karena syar'i itu ajaran Allah yang diajarkan kepada manusia melalui utusan-Nya. Jadi, syar'i itu ibarat peta kita untuk mengenal Allah. atau bisa seperti biografi untuk kita tahu tentang Allah. Karena mengenal Allah itu merupakan urusan Hati,maka saya tidak akan membahas hal ini lebih jauh. dengan belajar syar'i kita tahu apa-apa saja yang disukai, disenangi dan dicintai oleh Allah swt. jika kita sudah tahu dan kita melakukan tindakan yang disukai oleh Sang Pemberi maka sang Pemberi pun akan senang kepada kita. dengan begitu rasa syukur kita tersalurkan melalui tindakan, dan tindakan itu bisa dikatakan representasi dari rasa Syukur kita. 

Selanjutnya, kenapa dikatakan INDAH,, emm.. mari berpikir secara logika sederhana manusia. Allah berjanji kepada mahluknya dalam Firman-Nya : “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, namun jika (sebaliknya) kamu justru kufur (mengingkari nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7). semakin banyak kita bersyukur, semakin banyak pula juga apa yang akan kita dapatkan. Kita berterimakasih karena kita telah diberi, terus dikasih lagi karena kita bersyukur karena dikasih lagi, terus karena kita dikasih lagi sehingga nikmatnya semakin banyak, maka rasa syukur kita semakin kuat dan terus berkembang seperti perkembangan kurva eksponensial disumbu positif, semakin besar semakin tak terhingga. bukan kan itu menjadi indah.?. oke, kita kembalikan ke kamus bahasa indonesia, apa itu arti kata indah. in·dah 1 a dl keadaan enak dipandang; cantik; elok;. bagaimana tidak enak dipandang jika nikmat terus bertambah, dipandang disini bukan hanya dipandang mata, tapi juga dipandang hati nurani. cantik, elok... kan yang memberi yan Maha Indah, pastinya pemberiannya pun yang indah-indah. ingat, yang memberi kecantikan dan keelokan itu Allah swt.

dari semua pernyataan yang saya tuliskan diatas, mari perhatikan lagi diri kita yang masih merasa kekurangan, Apakah kita sudah bersyukur?, kalau sudah bersyukur kok mengeluh?...kalau sudah bersyukur kok masih merasa kurang?.. kalau sudah merasa bersyukur, kok tidak tenang. nih ada bocoran, bahwasannya oksige yang kita hirup setiap waktu itu masih diberikan secara gratis, lalu apakah masih merasa kurang?.. coba kita tengok saudara kita yang ada di riau, mereka kekurangan oksigen sedang udara disana bercampur asap dan beracun. so, bersyukur itu indah teman. tersenyumlah dan ucapkanlah puji syukur kepada-Nya.. Fa-biayyi alaa'i Rabbi kuma tukadzdzi ban (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?).. 

Tentang Alamku

Selamat jumpa lagi teman-teman. Sangat lambat ini postingan blog saya, juga temanya yang sesuka hati sang penulis. sebanarnya tujuan blog ini dibuat hanya untuk sekedar berbagi pikiran kepada sahabat dunia maya, meski blog ini masih terlihat sederhana tapi tetap dibuat senyaman mungkin mata sang penulis(maaf buat pembaca).

Saya cukup tertarik dengan keindahan keindahan alam yang berada disekitar ku. Sampai pernah pengen punya kamera SLR hanya untuk main-main ke Pinggiran sawah sekedar mengambil gambar Alam saja. seperti gambar disamping, kalau dilihat ternyata saya memiliki bakat fotografer juga ya. tapi saya sadar diri, bukan hanya kemampuan mencari sudut pandang, tapi kamera yang bagus juga menentukan bagus atau tidaknya sebuah hasil gambar.

Tapi bukan masalah itu yang akan dibahas pada tulisan saya saat ini, melainkan apa yang saya inginkan saat melihat pemandangan seperti ini. Biasanya saya pergi ketempat tempat yang hening dan alami seperti gambar diatas untuk mehilangkan perasaan yang mengganjal didalam hati. Seperti rasa kesal, dongkol, jenuh dan lain-lain yang berkenaan dengan hati. Lalu apa yang membuat saya memilih jalan-jalan melihat alam saat perasaan hati dipenuhi perasaan yang negatif? Mari kita bahas mulai sekarang.

Salah satu alasan saya memiih melihat alam saat suntuk yaitu karena alam memiliki suatu energi khusus yang tersembunyi murni. Energi ini lah yang dapat menciptakan kedamaian dihati. lalu apa sih kedamaiaan itu? Menurut kamus besar bahasa Indonesia kedamaian berasal dari kata dasar damai yang artinya damai /da·mai / 1 n tidak ada perang; tidak ada kerusuhan; aman: dl masa -- perindustrian maju pesat2 a tenteram; tenang: betapa -- hati kami3n keadaan tidak bermusuhan; rukun: penduduk kampung itu selalu hidup dng --; semuanya dapat diselesaikan secara --;...
Nah, jadi dengan melihat pemandangan yang disungguhkan oleh alam hati ini serasa tenteram. yang awalnya kusut jadi rapi. begitulah kekuatan Alam bekerja pada alam bawah sadar manusia. Tapi jika dikaji lebih dalam lagi tentang makna kedamaian, maka kedamaian yang sebenarnya tidak serumit itu. yuk lebih dalam lagi membahasnya. 

Pada dasarnya hati kita menjadi damai karena melihat alam dari sudut keindahannya maupun keteraturannya. loh, kok gitu,,..? walaupun kelihatannya alam bergerak secara acak, sejatinya ia teratur. LIhat saja saat daun diterpa angin, maka maka ia akan melambai secara teratur sesuai banyaknya gelombang angin yang menerpa. lalu retakan tanah saat musim panas, lihat saja retakannya pasti teratur membentuk rongga dengan lebar yang relatif sama. Juga air yang menguap, semua nya teraur sesuai kadarnya. Hal ini menandakan adanya keteraturan pada alam semesta dan adanya yang mengatur segalanya diatas segalanya. Siapa?? Siapa lagi kalau bukan Allah swt.

semua keteraturan dan kendahan itu ada yang membuat, ada yang memberi, dan ada yang menyusun. Ingat sifat Allah yang maha indah, dan ingat juga sifat Allah yang maha kuasa. Maka kedamaian yang kita rasakan saat memandang alam pada sejatinya hadir karena kita sedang mengingat Allah. dengan begitu rasa syukur dalam hati kita akan bertambah besar dan meluap hingga dapat mempengaruhi dan menjadi berkah kepada saudara sekitar kita. Jadi, sebenarnya damai itu sederhana, yaitu mengingat Allah, bersyukur dan menerima-Nya dengan istiqomah, itulah damai....